Syakir Rotasi Tujuh Kepala OPD di Agara

  • Redaksi
  • Senin, 27 Mei 2024 - 21:55 WIB - 825 Views
Syakir Rotasi Tujuh Kepala OPD di Agara
Penjabat Bupati Kabupaten Aceh Tenggara, Syakir, saat melantik tujuh Pejabat Tinggi Pratama. Acara pelantikan di Oproom Setdakab setempat, Senin (27/5/2024).

ACEH TENGGARA (ACEHHITS.COM) - Pejabat Bupati Aceh Tenggara, Syakir, melakukan rotasi terhadap tujuh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agara, di Oproom Setdakab setempat, Senin (27/05/2024).

Adapun Kepala OPD yang di rotasi yakni, Zul Fahmi, dilantik menjadi Kadis Koperasi UKM dan Transmigrasi Agara, dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Kominfo Agara. 

Kemudian, Julpan Hari Jadi, yang sebelumnya menjabat Kadis Koperasi dan Transmigrasi Agara, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kadis Kominfo Agara.

Selanjutnya, ada Iqbal Selian, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas  Syariat Islam Agara diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas  Perpustakaan Agara. 

Nama lainnya, ada M Rasadi, yang sebelumnya menjabat Kadis Perpustakaan Agara kini di lantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Agara.

Selain itu, ada Kepala Dinas PMPTSP Agara, Edi Supvriadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (Perkim) Agara menggantikan Kepala Perkim yang lama Hasbi yang juga dilantik sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggantikan posisi  Nazmi Desky Kalaksa BPBD yang lama.

Sedangkan, Nazmi Desky yang jabatan lama sebagai Kalaksa BPBD Agara, kini dilantik sebagai Kepala Dinas  PMPTSP Agara.

Dalam sambutan pada acara pelantikan tersebut, Pj Bupati Aceh Tenggara menyebutkan, pelantikan tujuh PPTP tersebut, berdasarkan surat keputusan Bupati Aceh Tenggara nomor; 800/113/2024, tentang pengangakatan dan pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam acara pelantikan itu, Syakir berpesan  kepada pejabat yang baru dilantik, agar amanah dan kepercayaan yang telah diberikan dijalankan dengan penuh komitmen dan rasa tanggungjawab. 

Sebab, dikatakan Syakir, kosekuensi jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada bangsa dan negara semata, juga dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. 

Disampaikan Syakir, rotasi jabatan dalam suatu organisasi merupakan hal biasa dilakukan dan bertujuan untuk  mengoptimalkan tugas oprasional dan sekaligus penyegaran dalam sebuah intansi. 

"Dimanapun  bertugas kita bisa berkarya, dan dimanapun kita bertugas bisa mengabdi kepada bangsa," imbuh Syakir.

Laporan : Riky Octa Berutu





BACA JUGA: