Banjir Meluas di Agara, BPBD Catat 3.692 Jiwa Terdampak
- Redaksi
- Senin, 14 Okt 2024 - 21:16 WIB - 186 Views
ACEH TENGGARA (ACEHHITS.COM) - Laporan terkini, banjir di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agara mencatat 56 Kute (Desa/Gampong) di 13 Kecamatan di Agara, terendam banjir.
Tercatat hingga kini, sebanyak 3.692 jiwa dan 970 Kepala Keluarga terdampak.
Kalaksa BPBD Agara, Mohd Asbi mengatakan, bencana banjir tersebut telah ditetapkan menjadi status tanggap darurat bencana Kabupaten, tertanggal 11 Oktober 2024 hingga 14 hari kedepan.
Dijelaskan Asbi, berdasarkan pendataan sebelumnya banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara hanya merendam 46 desa di sebelas kecamatan terdapat 3.236 jiwa dari 831 Kepala Keluarga (KK) terdampak.
Namun seiring terus dilakukannya pendataan jumlah tersebut terus mengalami penambahan.
"Berdasarkan hasil pendataan terbaru, tercatat sebanyak 3.692 jiwa dari 970 Kepala Keluarga terdampak, dari 56 Desa di 13 Kecamatan yang terendam banjir di Aceh Tenggara," kata Asbi, kepada ACEHHITS.COM, Senin, (14/10/2024).
Asbi menjelaskan, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui BPBD dan Dinas Sosial daerah setempat, telah mendirikan beberapa tenda pengungsian dan dapur umum di lokasi banjir, guna mengatasi masalah tempat tinggal sementara dan konsumsi bagi korban terdampak banjir.
Kemudian, Asbi juga menyampaikan, terkait penanganan penyebab banjir yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersedia, BPBD juga telah menurunkan empat unit excavator untuk memperbaiki tanggul sungai yang jebol disebabkan banjir.
Pun demikian, Dia mengatakan untuk beberapa titik tanggul yang jebol seperti, tanggul di Kute Pedesi, Jembatan Silayakh dan Jembatan Pante Dona hingga kini belum tertangani dikarenakan kondisi debit air sungai yang masih tinggi.
"Belum memungkinkan kita untuk bekerja," ujar Asbi.
"Asbi juga menyampaikan pihaknya, baru menerima surat, akan ada tambahan satu unit Excavator lagi yang akan diturunkan oleh pihak PUPR Provinsi Aceh.
Kemudian Asbi menyampaikan, data dampak banjir yang dirilis oleh pihak BPBD belum kekinian belum bersifat final. Karena pendataan terhadap dampak banjir masih terus dilakukan di lapangan.
"Kepada Warga kita minta bersabar dan untuk sementara khususnya warga yang berada di daerah aliran sungai dan daerah rawan banjir agar tetap waspada karena cuaca masih dalam kondisi hujan di Aceh Tenggara," pungkas Asbi.
Berikut update data terbaru BPBD, ada 56 Desa di 13 Kecamatan Aceh Tenggara terdampak banjir.
I. Kecamatan Bambel:
1. Desa Ampera
2. Desa Lawe Hijo
3. Desa Lawe Hijo Metuah
4. Desa Kuning I
5. Desa Pinding
6. Desa Bambel Gabungan
7. Desa Pancar Iman
8. Desa Kuning II
9. Desa Pedesi
10. Desa Trt. Seperai
11. Desa Likat
12. Desa Biak Muli Pantai Raja
13. Desa Biak Muli
II. Kecamatan Lawe Sumur:
1. Desa Setia Baru
2. Desa Kuta Lesung
3. Desa Buah Pala
4. Desa Trt. Megara Lawe Pasaran dusun Nasi
III. Kecamatan Lawe Bulan:
1. Desa Lawe Sagu Hulu
2. Desa Kandang Mbelang Mandiri
3. Desa Pulonas Baru
IV Kecamatan Tanoh Alas:
1. Desa Salim Pinim I
2. Desa Tenembak Alas
3. Desa Jambur Permata
4. Desa Timang Khase
5. Desa Jambur Damar
V. Kecamatan Darul Hasanah:
1. Desa Tanjung lama
2. Desa Kuta Ujung
3. Desa Kute Rambe
4. Desa Mamas
5. Desa Mamas Baru
6. Desa Lawe Mamas Indah
7. Desa Tanjung Leuser
9. Desa Tanjung Mbakhu
10. Desa Rambung Teldak
VI. Kecamatan Babussalam:
1. Desa Perapat Hilir
2. Desa Kutarih
3. Desa Alas Merancar
4. Desa Mbarung
5. Desa Datuk Seudane
6. Desa Kutacane Lama
VII. Kecamatan Ketambe:
1. Desa Ketambe
2. Desa Bener Bepapah
3. Desa Kati Maju
VIII. Kecamatan Babul Rahmah:
1. Desa Titi Mas
2. Desa Titi Hakhapen
3. Desa Alas Mesikhat
4. Desa Tuhi Jongkat
IX. Kecamatan Semadam:
1. Desa Lawe Kinga Lapter
X. Kecamatan Lawe Alas:
1. Desa Darul Amin
2. Desa Engkeran
XI. Kecamatan Badar:
1. Desa Natam
XII. Kecamatan Leuser:
1. Desa Bun Bun Alas
2. Desa Tuah Kerine
3. Desa Permata Musara
4. Desa Lawe Serakut
XIII. Kecamatan Deleng Pokhkison:
1. Desa Salang Baru
Laporan : Riky Octa Berutu









