Tanaman Padi Rebah Diterpa Angin Kencang, Petani Resah Gagal Panen
- Redaksi
- Rabu, 29 Mei 2024 - 17:18 WIB - 1048 Views
ACEH TENGGARA (ACEHHITS.COM) - Tanaman padi sawah siap panen petani di Kecamatan Lawe Sumur dan Bambel, Aceh Tenggara terancam gagal panen. Pasalnya terpaan angin kencang disertai hujan deras melanda daerah tersebut, Selasa malam (28/5/2024).
Basri salah seorang petani di Kecamatan Bambel mengaku terkejut saat melihat tanaman padi sawah miliknya, tampak porak poranda akibat terjadinya angin kencang yang disertai hujan deras.
"Tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB, saya ke pergi sawah, pas mengecek tanaman padi, tanaman padi sawah saya sudah pada rebah porak poranda," kata Basri dengan nada resah kepada ACEHHITS.COM, Rabu 29 Mei 2024.
Menurut Basri, waktu panen sudah tinggal sebentar lagi. Menghitung beberapa hari lagi. Namun karena cuaca tidak menentu, membuat kondisi tanaman padinya diterpa angin kencang rebah ke tanah berlumpur.
"Kalau tidak segera dipanen, buah padi yang sudah mulai menguning rebah bercampur lumpur, bisa memicu buah padi tumbuh tunas," sambung petani lainnya di kecamatan Bambel, Riky.
Riky khawatir padi yang sudah rebah akibat angin kencang ini mengalami kelapukan dan berubah asam. Sehingga bisa menimbulkan kerugian.
"Mau tidak mau terpaksa kami panen lebih awal. Menghindari resiko mutu padi dikonsumsi nanti dan untuk mencegah nilai jual gabah jatuh," kata Riky.
Lanjut Riky, akibat bencana tersebut, hampir setengah hektar lahan tanaman padi sawah miliknya mengalami rebah. Begitu juga banyak areal tanaman padi milik warga lainnya terdampak.
Basri, Riky dan petani lainnya berharap kepada Pemerintah Daerah setempat, segera tanggap merespon kejadian tersebut, agar petani padi sawah tidak merugi lebih besar.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Riskan mengatakan, telah memerintahkan anggota balai penyuluhan pertanian (BPP) kecamatan terjun kelapangan untuk mengecek dan melakukan pendataan terhadap lahan persawahan yang rusak oleh bencana alam angin kencang disertai hujan deras.
"Koordinator BPP kecamatan sedang turun kelokasi untuk mengecek dan melakukan pendataan," ujar Riskan yang ketika dikonfirmasi mengaku sedang berada diluar daerah.
Terpisah, Koordinator BPP Kecamatan Bambel, Ruslianto menyebutkan, saat ini dirinya sedang meninjau kelapangan untuk lahan terdampak dan berkordinasi dengan kepala bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian setempat.
Ruslianto menyampaikan, sedang meninjau lokasi lahan persawahan yang terdampak di Kecamatan Bambel.
"Saat ini saya sedang meninjau lahan persawahan di Desa Kute Seri dan Desa Biak Muli. Sementara di desa tersebut, tiga hektare lahan persawahan rusak," katanya
Ruslianto mengatakan, untuk tanaman produksi padi tidak mengurangi hasil panen, jika dibiarkan, akan berdampak gagal panen. Dirinya mengarahkan kepada petani secepatnya untuk panen, melihat angin kencang yang disertai hujan deras sering melanda Aceh Tenggara.
"Apabila tidak cepat melakukan panen, maka berakibat gagal panen," ujarnya
Laporan : Riko H









