Inilah Nama-nama Balon Bupati Agara jadi Perbincangan Warga di Pilkada 2024

  • Redaksi
  • Jumat, 24 Mei 2024 - 23:03 WIB - 1375 Views
Inilah Nama-nama Balon Bupati Agara jadi Perbincangan Warga di Pilkada 2024

ACEH TENGGARA (ACEHHITS.COM) -- Nama-nama Bakal Calon (Balon) Kabupaten Agara (Agara) mulai bermunculan.Padahal pencoblosan Pilkada serentak 2024 masih beberapa bulan lagi. Tepatnya tanggal 27 Nopember 2024 mendatang. Namun sejumlah nama Balon Bupati Agara sudah mulai mengemuka ke publik. Sehingga santer jadi pembahasan warga di warung-warung kopi maupun di dunia medsos.

Pemetaan kekuatan kans pendukung para Balon Bupati Agara dalam "Perebutan Kekuasaan" di daerqh yang di juluki negeri bermoto "Sepakat Segenep" itu diprediksi masih sama kuat. 

Balon Bupati yang mengemuka ke publik di Agara yaitu, HM Salim Fakhri yang merupakan anggota DPR-RI dari Partai Golkar.

Kemudian Raidin Pinim. Ia merupakan mantan Bupati Agara priode 2017-2022 silam, yang berpasangan dengan Bukhari saat itu.

Selanjutnya, Ali Basrah. Ia Politisi Golkar juga. Saat ini sebagai anggota DPRA Provinsi Aceh.

Lalu mengemuka juga Balon Bupati Agara, Pandi Sikel. Sosok anak muda ini memegang  Ketua organisasi Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Agara.

"Saya perkirakan ada empat yang maju nanti saat Pilkada. Fahri, Raidin, Ali dan Sikel," kata Madsyah Desky, Warga Kecamatan Bambel, Agara kepada ACEHHITS.COM, Jum'at (24/5/2024).

Menurut Madsyah Desky keempat nama tersebut akan maju bersaing di Pilkada 2024, karena Baliho mereka sudah bertebaran di seputar Agara.

Selain itu, katanya, tim pemenangan mereka masing juga sudah ada menggelar musyawarah.

Sementara itu warga Agara lainnya ditempat terpisah, Dedi mengungkapkan perkiraannya yang maju serius jadi calon Bupati Agara Pilkada 2024 paling dua pasang saja. Namun, dia tidak menyebut Balon siapa yang maju.

"Tidak mudah jadi calon Bupati, harus punya modal kuat. Baik modal finansial maupun elektoral," ujar Dedi.

Selanjutnya Dedi mengungkapkan, selain modal tersebut, Balon Bupati Agara juga harus memikirkan melalui partai pengusung yang mana mereka maju. Tentunya partai yang memiliki kursi di DPRK Agara. Sehingga mendapatkan "Ticket" bisa mendaftar.

"Kendati demikian kita tunggu saja mereka mendaftar nanti ke Komisi Independen Pemilihan  (KIP). Kalau lolos pendaftaran itu udah pasti calon," tegas Dedi.

Tim Redaksi

Laporan : Tim Redaksi





BACA JUGA: