Banjir Landa Sebelas Kecamatan di Agara, 3.236 Jiwa Terdampak
- Redaksi
- Sabtu, 12 Okt 2024 - 17:20 WIB - 179 Views
ACEH TENGGARA (ACEHHITS.COM) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara (Agara) merilis sebanyak 46 Desa (Kute) di sebelas Kecamatan terdampak akibat bencana banjir yang terjadi di daerah tersebut, per Sabtu, (12/10/2024).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agara, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Rekonstruksi, Dodi Sukmariga Tajmal, mengatakan bencana banjir terjadi akibat curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terus mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Tenggara, dan menyebabkan debit air di beberapa sungai meningkat.
"Bencana banjir terjadi sejak Kamis, 10 Oktober 2024, hingga tadi malam banjir masih terus dilaporkan terjadi dibeberapa wilayah," kata Dodi, Sabtu, (12/10/2024).
Dodi menjelaskan, meningkatnya debit air sungai, menyebabkan beberapa tanggul sungai jebol hingga air sungai meluap merendam rumah -rumah warga, fasilitas umum, lahan pertanian, perkebunan dan perikanan warga.
Dikatakan Dodi, ketinggian air banjir yang merendam pemukiman warga sempat mencapai sepinggang orang dewasa atau lebih kurang satu meteran. Air banjir juga, katanya mengakibatkan terendamnya badan jalan nasional sehingga menyebabkan terganggunya akses jalan nasional dari arah Kutacane-Medan dan Kutacane - Gayo Lues serta arah sebaliknya.
Dodi menjelaskan, berdasarkan data laporan update banjir yang dikeluarkan oleh BPBD Agara, adapun puluhan Desa dari sebelas Kecamatan yang terdampak banjir tersebut, Kecamatan Bambel menjadi wilayah dengan desa terbanyak terdampak banjir yakni berjumlah sebanyak 14 Kute.
Kemudian disusul oleh Kecamatan Darul Hasanah sebanyak sembilan Kute, Kecamatan Tanoh Alas lima Kute, Kecamatan Lawe Sumur empat Kute, Kecamatan Lawe Bulan tiga Kute, Kecamatan Babussalam tiga Kute.
Selanjutnya, Kecamatan Babul Rahmah tiga Kute, Kecamatan Ketambe dia Kute, Kecamatan Semadam satu Kute, Lawe Alas satu Kute dan Deleng Pokhkissen satu Kute.
Kekinian, berdasarkan informasi kondisi banjir terbaru yang dikeluarkan BPBD Agara, akibat bencana banjir, tercatat sebanyak 3236 jiwa dari 831 Kepala Keluarga (KK) terdampak.
Dampak lainnya, akibat , bencana banjir yaitu menimbulkan kerusakan beberapa tanggul-tanggul sungai, badan jalan dan jembatan. Puluhan hektar lahan pertanian, perkebunan dan perikanan warga, sejumlah rumah sekolah , tempat ibadah juga terdampak banjir.
"Hingga kini kita masih terus melakukan pendataan dan penanganan dampak banjir di Aceh Tenggara, " tutupnya.
Pantauan ACEHHITS.COM, hingga kini genangan air banjir masih tanpak menggenangi sebagian pemukiman warga.
Laporan : Riky Octa Berutu









