Pj Gubernur Aceh Buka Venue Arung Jeram PON Aceh-Sumut di Aceh Tenggara
- Redaksi
- Kamis, 12 Sep 2024 - 08:15 WIB - 176 Views
ACEH TENGGARA (ACEHHITS.COM) - Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA membuka Venue Arung Jeram Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut di Lapangan Stadion Pemuda, Aceh Tenggara, Rabu (11/9/2024).
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Safrizal ZA mengucapkan selamat datang kepada pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia dan seluruh atlet dari berbagai Provinsi di Indonesia, yang akan bertanding pada cabang olahraga Arung Jeram PON XXI 2024 ini.
"Pertandingan arung jeram ini kita laksanakan di Sungai Mamas dan Sungai Alas di Ketambe yang keduanya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh Tenggara," sebutnya.
Safrizal juga mengatakan, Aceh Tenggara dipercaya menjadi tuan rumah Venue Cabor Arung Jeram dengan airnya yang sangat luar biasa.
"Karena olahraganya ekstrim, maka Sungai Alas pun ekstrim luar biasa," ujarnya.
Safrizal menyebutkan, para atlet tidak mungkin mendapatkan arung jeram di daerah lain seperti yang dimiliki Aceh Tenggara. Untuk itu dia berharap para atlet dapat meraih prestasi di sungai yang ekstrem tersebut.
"Raihlah prestasi dalam keesktremannya supaya kesannya tiada tara, supaya kenangannya takkan bisa dilupakan sambil bertanding meraih juara," katanya.
Safrizal juga mengingatkan para atlet tentang potensi risiko yang akan dihadapi saat berlaga nanti, para atlet tidak menganggap enteng hal tersebut dan tetap berdoa agar terhindar dari segala macam bahaya.
"Untuk para atlet yang akan bertanding, tetaplah berhati-hati dan tetap perhitungkan keselamatan," ujarnya.
Sebelumnya, Pj. Bupati Aceh Tenggara, Syakir dalam sambutannya mengatakan, bahwa Aceh Tenggara untuk pertama kalinya dalam sejarah menjadi tuan rumah PON XXI Aceh-Sumut untuk cabang olahraga Arung Jeram.
“Ini merupakan suatu rahmat dan kebangaan bagi kami Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara dapat menjadi tuang rumah PON XXI Aceh-Sumut pada cabor Arung Jeram," ucap Syakir.
Syakir juga menyebutkan, pertandingan arung jeram yang diadakan di sungai alas merupakan sungai terpanjang di provinsi Aceh, sungai ini melewati kawasan taman nasional gunung leuser sampai ke samudra hindia dan melewati 5 kabupaten/kota dan Aceh – Sumatera Utara yaitu melalui Kabupaten Dairi.
Sementara itu, Ketua umum Pengurus Besar Faji Pusat, Saud Tambatua mengungkapkan, hari ini adalah momen bersejarah di Kabupaten Aceh Tenggara disebabkan telah menancapkan kebanggan untuk menjadi salah satu tuan rumah perlehatan PON XXI khusunya cabor Arung Jeram.
“Aceh tenggara pada hari ini sudah mencatatkan sejarah dalam kancah Nasional dimana pada hari ini momen bersejarah dan dunia arung jeram di Indonesia kita ikut bersama dalam bagian dari multi even PON XXI yang diselenggarakan di sungai alas dan mamas,” katanya.
Diakhir sambutannya, mengusung prinsip sistem di mana kami ingin meninggalkan warisan yang baik dan kegiatan ini bagi lingkungan, sosial, peningkatan ekonomi masyarakat lokal tentunya.
Sedangkan untuk atlet yang akan berlomba Saud Tambatua berpesan agar menjunjung tinggi sportifitas utamakan kesehatan dan keselamatan di atas segala-galanya dan tetap jaga atau bawa kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari dengan masyarakat Aceh Tenggara.
Amatan AcehHits, setelah pembukaan PON XXI cabor Arung Jeram, Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA dan Penjabat Bupati Aceh Tenggara Syakir berserta rombongan dirarak memakai kuda dengan menggunakan pakaian adat Alas menuju lapangan setdakab, arakan kuda ini sesuai dengan adat dan kebudayaan suku Alas di Aceh Tenggara, dengan jumlah kuda sebanyak 58 kuda dengan dua rombongan.
Sesampainya di Setdakab juga tidak lepas dari sambutan kebudayaan adat Alas yaitu jamuan makan siang dengan Kenduri Raya yang sering dilakukan disetiap acara adat istiadat di Aceh Tenggara khususnya suku Alas.
Usai mengikuti rangkaian pembukaan, Pj Gubernur Aceh Safrizal dan rombongan sekitar pukul 12.30 WIB bertolak kembali ke Banda Aceh dengan menggunakan helikopter jenis AW 169 dari Bandara Alas Leuser Kutacane ke Bandara SIM.
Laporan : Riko H









