Diskusi GeRAK bersama Elemen Sipil Lahirkan Forum Gemasih untuk Kawal Pilkada
- Redaksi
- Senin, 15 Jul 2024 - 23:07 WIB - 180 Views
"Jelang pilkada yang semakin dekat tentunya menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin tingkat daerah, pilkada juga diharapkan akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang membawa perubahan di Aceh menuju era baru," kata Rizki Amanda.
ACEHHITS.COM - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh menggelar diskusi peran masyarakat sipil pada Pilkada Aceh 2024, diskusi dilakukan di aula KIP Banda Aceh dengan peserta dari berbagai lembaga dan komunitas, Sabtu (13/7/2024). Di akhir sesi diskusi tersebut, semua peserta forum bersepakat membentuk suatu gerakan bersama sebagai langkah kolaborasi mengawal pilkada bersih 2024 yang diberi nama Gemasih (Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pilkada Bersih)
Asisten progam GeRAK Aceh, Rizki Amanda mengatakan diskusi ini diinisiasikan sebagai ruang diskusi dan kolaborasi masyarakat sipil bersama KIP Banda Aceh.
Menurutnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting bagi keberhasilan pilkada. Dimana semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat, maka legitimasi pilkada secara otomatis juga semakin baik.
"Tentunya kita semua berharap pilkada 2024 ini menjadi pilkada yang demokratis, maka dalam hal ini perlu kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan pilkada bersih, damai dan demokratis di Banda Aceh," jelasnya.
Komisioner KIP Banda Aceh, Muhammad Zar menjelaskan soal tahapan dan persiapan pilkada 2024. Kata Muhammad Zar, perlu peran semua elemen masyarakat dalam menyukseskan pilkada.
"Saya rasa dengan kolaborasi selama ini dengan GeRAK sangat membantu kerja-kerja-kita selama ini dalam sosialisasi dan eduksi," ujarnya.
Ia mengungkapkan KIP Banda Aceh tidak akan bisa bekerja sendiri, begitu juga dengan GeRAK Aceh, sehingga perlu kolaborasi bersama dalam mewujudkan pilkada bersih dan demokratis di Aceh. Perwakilan disabilitas, Avie Sena mengaku sangat senang ada ruang diskusi seperti ini, dimana para disabilitas juga dilibatkan.
"Saya berharap pilkada nanti benar-benar menjadi pilkada yang akses bagi disabilitas," ujarnya.
Menurutnya pilkada yang aksesibilitas sebenarya bukan cuma memudahkan disabilitas, tapi memudahkan semua kalangan. "Misalnya ibu hamil dan lansia, karena semua orang berpotensi menjadi disabilitas," ungkapnya.
Sumber: https://www.bithe.co/









