Ramai Dikomentari Warga, Momen Mesra 3 Tokoh Balon Bupati Agara saat Foto Bersama

  • Redaksi
  • Senin, 01 Jul 2024 - 17:14 WIB - 2161 Views
Ramai Dikomentari Warga, Momen Mesra 3 Tokoh Balon Bupati Agara saat Foto Bersama
Dari kiri, M. Salim Fakhry, Raidin Pinim dan Ali Basrah

ACEH TENGGARA (ACEHHITS.COM) - Momen bertemu dan berfoto mesra bersama, tiga tokoh yang santer disebut-sebut Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) pada Pilkada serentak tahun 2024 ini, ramai dikomentari warga.

Berdasarkan foto beredar di media sosial, ketiga tokoh momen foto bersama itu yaitu, H.M. Salim Fakhry, Raidin Pinim dan Ali Basrah.
Mereka bertemu usai menghadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke-78, di Lapangan Apel Polres Agara, Senin (1/7/2024).

H. M. Salim Fakhry merupakan saat ini masih anggota DPR-RI di Senayan Jakarta dari Partai Golkar, perwakilan Dapil Aceh 1.

Lalu, Raidin Pinim adalah mantan Bupati Agara Priode 2017-2022. Saat itu, Dia menang jadi Bupati berpasangan dengan Buhari. Buhari adalah politisi Partai Hanura sebagai Wakil Bupatinya.

Kemudian, Ali Basrah. Dia juga Politi Partai Golkar. Saat ini masih duduk sebagai anggota dewan DPR Aceh di ibukota Provinsi Aceh, Banda Aceh. Dia terpilih dari Dapil Aceh 8.

Sementara itu, melalui ACEHHITS.COM, warga Agara, Madsyah memberikan komentar bahwa ketiganya merupakan tokoh terbaik diantara tokoh lainnya di Agara yang belum nampak.

Madsyah mengungkapkan, jangan karena proses Pilkada nanti di Agara,  kemesraan mereka cepat berlalu.

"Semoga kedepan, siapapun dari mereka jadi Bupati Agara terpilih, bisa saling mendukung untuk kemajuan pembangunan Agara," harap Madsyah.

Warga Agara lainnya, Suhardi menilai momen foto mesra bersama itu merupakan contoh yang baik ditonton kepada masyarakat.

Mereka sebagai tokoh, sebut Suhardi, sudah mengajari masyarakat bagaimana berpolitik secara santun, beradab dan tanpa adanya kebencian sesama.

"Sehingga kita sebagai masyarakat dalam Pilkada ini, nantinya sebagai pendukung dari masing-masing Balon, tidak saling memfitnah,  menjatuhkan dan menjelekan," tutur Suhardi.

 

Laporan : M. F. Sekedang





BACA JUGA: